Notification

×

Iklan

Iklan




Terpopuler

10 Desa Di Kabupaten Bekasi Mendapatkan Distribusi 95.545 Kg Beras

| April 14, 2023 WIB | 0 Views Last Updated 2023-04-14T11:47:55Z


Kab.Bekasi – Transformasipublik.com

Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bekasi melakukan upaya dan strategi dalam mengoptimalkan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD). Upaya tersebut untuk membantu ketahanan pangan bagi daerah rawan pangan, membantu meringankan dampak banjir dan menekan inflasi di kalangan masyarakat.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bekasi, Abdur Rofiq mengatakan, Dinas Ketahanan Pangan telah melakukan pendistribusian CPPD ke 10 desa yang menjadi target atau sasaran daerah rawan pangan pada tahun ini.

“Total ada sebanyak 95.545 Kg beras dalam program CPPD yang akan kita berikan kepada masyarakat yang menjadi sasaran tersebar di 10 desa se – Kabupaten Bekasi. CPPD itu sendiri kan hitungannya 0,3 Kg per-orang. Jadi kalau seumpama satu orang dalam 20 hari akan dapat Rp. 6000 Rupiah. Kalau ada 5 orang dalam satu keluarga tinggal dikalikan artinya akan dapat Rp 30.000 Rupiah,” papar Abdur Rofiq, saat mendistribusikan bantuan CPPD di Desa Pahlawan Setia pada Jumat (14/04).

Abdur Rofiq menjelaskan, saat ini pihaknya telah melakukan distribusi bantuan CPPD kepada dua desa yang masuk dalam kategori prioritas 2 di Kabupaten Bekasi dan masih akan terus berlanjut hingga semua masyarakat di 10 desa yang menjadi sasaran program tersebut menerima bantuan beras ini.

“Saat ini sudah dua desa yang sudah menerimanya, yakni Desa Labansari Kecamatan Cikarang Timur sebanyak 452 KK terdiri dari 1.345 jiwa didistribusikan total sebanyak 8.070 Kg beras. Kemudian Desa Pahlawan Setia Kecamatan Tarumajaya 425 KK terdiri dari 1.330 jiwa didistriusikan sebanyak 7.980 Kg beras yang diserahkan hari ini,” jelasnya.

Dia juga menyebutkan, Dinas Ketahanan Pangan pada bulan April ini mendistribusikan bantuan CPPD sebanyak dua kali. Hal tersebut dikarenakan adanya kendala administrasi yang menyebabkan pada bulan sebelumnya bantuan ini belum dapat diserahkan kepada masyarakat.

“Kita sudah jalankan sejak Februari dan akan berlangsung hingga November nanti. Jadi bantuan CPPD ini berlangsung selama 10 bulan berturut-turut. Khusus di bulan Ramadan atau di Maret ini kita lakukan pendistribusian CPPD sebanyak dua kali, yang menurut kami justru malah lebih menguntungkan sekarang dalam rangka pengendalian inflasi dan cadangan stok pangan masyarakat menjelang lebaran,” jelasnya.

Dia juga berharap, melalui bantuan CPPD ini semakin meringankan beban masyarakat terhadap kebutuhan pangan. Kedepannya diharapkan juga perekonomian masyarakat dapat semakin meningkat dan stabil agar daerah rawan pangan di Kabupaten Bekasi semakin berkurang.

“Kalau dulu mungkin orang perumahan tidak ada yang menganggap ada daerah rentan pangan. Tetapi lihat sekarang, banyak sekali perumahan-perumahan tipe subsidi yang rentan bantuan pangan. Ini juga kami jadikan prioritas. Harapannya bantuan ini wilayah rawan pangan semakin berkurang,” katanya.

(Red)

×
Berita Terbaru Update